Sinopsis film The Rescue (2020) di Bioskop Trans TV 18 April 2026: Eddie Peng Jadi Pahlawan Laut, Aksi Penyelamatan Nyata di Tiongkok

 


Bioskop Trans TV malam ini, Sabtu, 18 April 2026, akan menayangkan film The Rescue (2020).
Foto dokumentasi: Emperor Motion Pictures dan TMDB


Film The Rescue (2020) dijadwalkan tayang di program Bioskop Trans TV pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 23.00 WIB. Film bergenre aksi thriller ini menawarkan ketegangan intens dengan latar unik di tengah penyelamatan ancaman dari laut Tiongkok.

Dirilis 18 Desember 2020 di Tiongkok dan 25 Februari 2021 di Hong Kong, The Rescue (2020) disutradarai oleh Dante Lam (The Viral Factor, That Demon Within), dan diproduksi oleh Emperor Motion Pictures bersama beberapa rumah produksi lainnya. Film ini menghadirkan bintang utama Eddie Peng, aktor Taiwan yang sangat terkenal.

Selain Eddie Peng, film ini juga dibintangi oleh Wang Yanlin, Xin Zhilei, Carlos Chan, Wei Daxun, Lyric Lan Ying-ying, dan Guo Xiaodong. Kombinasi para aktor ini menghadirkan dinamika cerita yang penuh konflik dan ketegangan.

Salah satu daya tarik utama The Rescue (2020) adalah terletak pada skala produksinya yang masif dan realisme adegan aksi film.

Film The Rescue (2020) ini mengangkat profil China Rescue & Salvage (CRS). Selama ini, profesi penyelamat laut jarang mendapatkan sorotan dibandingkan polisi atau tentara, sehingga memberikan perspektif baru tentang pengorbanan personel darurat di laut Tiongkok.

Sinopsis Film The Rescue (2020)

Cerita berpusat pada Unit Tanggap Darurat di bawah naungan Biro Penyelamatan dan Penyelamatan Laut China. Mereka adalah tim elit yang siap dikerahkan kapan saja untuk menangani bencana laut, kecelakaan kapal. Hingga situasi berbahaya lainnya, seringkali mempertaruhkan nyawa sendiri demi menyelamatkan orang lain.

Pemimpin tim ini adalah Kapten Gao Qian (Eddie Peng), seorang pemimpin yang berani, cerdas, dan memiliki insting yang sangat tajam. Namun di balik keberaniannya, dia menyimpan beban pribadi. Ia sangat mencintai putranya yang masih kecil dan takut suatu hari tidak bisa kembali pulang. Hubungannya dengan rekan setimnya, Zhao Cheng (Wang Yanlin), juga sempat renggang karena perbedaan pendapat dan gaya kerja yang berbeda.

Film dibuka dengan misi yang sangat berbahaya. Sebuah platform pengeboran minyak lepas pantai mengalami ledakan besar dan mulai terbalik serta tenggelam. Api berkobar hebat dan struktur bangunan terus runtuh, mengancam nyawa ratusan pekerja yang terjebak di dalamnya. Gao Qian dan timnya segera bergerak cepat. Mereka menggunakan helikopter dan kapal cepat untuk mencapai lokasi di tengah badai dan ombak besar. Gao Qian dan Zhao Cheng bahkan harus turun langsung ke platform yang hampir hancur itu. Berjalan di atas besi panas dan menghindari ledakan yang terjadi terus-menerus untuk mencari dan mengevakuasi para korban.Misi ini berhasil, namun meninggalkan luka fisik dan mental yang dalam bagi seluruh tim. Setelah misi tersebut, hubungan Gao Qian dan Zhao Cheng semakin memburuk.


Zhao merasa bahwa Gao terlalu memaksakan diri dan mengabaikan keselamatan tim. Sementara Gao merasa Zhao kurang memiliki keberanian dalam mengambil keputusan sulit. Situasi menjadi semakin rumit ketika muncul bencana baru yang jauh lebih besar.

Sebuah gempa bumi besar menyebabkan longsoran di daerah pegunungan, dan di tempat lain. Sebuah kapal kargo besar mengalami kecelakaan parah. Hal ini mengancam akan menyebabkan pencemaran lingkungan yang masif serta korban jiwa yang tak terhitung jumlahnya. Menyadari bahwa skala bencana ini terlalu besar untuk ditangani sendirian.

Gao Qian dan Zhao Cheng akhirnya membuang ego pribadi mereka. Mereka menyadari bahwa hanya dengan bekerja sama sebagai satu tim yang solid, mereka bisa menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa. Mereka pun bersatu kembali, memimpin seluruh unit untuk melakukan operasi penyelamatan yang paling menantang dalam sejarah. Mereka harus menghadapi banjir bandang, reruntuhan bangunan, air laut yang dingin dan ganas, serta tekanan waktu yang sangat sempit. Di puncak cerita, tim harus melakukan penyelamatan di dalam terowongan yang tergenang air dan hampir runtuh total.

Serta mengevakuasi orang-orang dari kapal yang hampir terbalik di tengah badai. 

Adegan-adegan aksi yang ditampilkan sangat realistis, menegangkan, dan memukau, menunjukkan betapa berbahayanya pekerjaan mereka. Gao Qian bahkan harus melakukan tindakan nekat dan mengorbankan dirinya sendiri demi memastikan rekan-rekannya dan para korban bisa selamat. Berkat kerja sama yang solid, keberanian, dan pengorbanan yang besar, seluruh misi penyelamatan berhasil diselesaikan dengan baik. Ribuan nyawa berhasil diselamatkan dan bencana yang lebih besar berhasil dicegah. Gao Qian pun selamat dan kembali pulang ke pelukan keluarganya. Hubungannya dengan Zhao Cheng dan seluruh anggota tim menjadi jauh lebih kuat dan erat.

Apakah Gao Qian dan Zhao Cheng melakukan misi penyelamatan akan terus berlanjut, dan kembali ke keluarganya seperti dahulu kala? Saksikan kelanjutannya dalam film The Rescue (2020) malam ini, Sabtu, 18 April 2026 pukul 23.00 WIB hanya di Bioskop Trans TV "April Madness".




Comments

Popular posts from this blog

Box Office 22 Agustus 2015

Jadwal Film, Drama Series dan Sepakbola Rabu, 2 Juli 2025

Bocoran Sinopsis Takdir Itu Milik Aku (2024), Drama Malaysia Terbaru Tayang di Asian Series Platinum GTV Mulai 10 Februari 2025, Diadaptasi dari Karya Siti Rosmizah